Berita Terkini

Wiki Wirausaha: Platform Digital Kemitraan Inklusif Sebagai Inovasi KADIN Indonesia untuk UMKM Indonesia

WhatsApp-Image-2022-11-07-at-2.53.24-PM

Wiki Wirausaha: Platform Digital Kemitraan Inklusif Sebagai Inovasi KADIN Indonesia untuk UMKM Indonesia

Pada tanggal 19-20 Oktober 2022 lalu, KADIN Indonesia telah berpartisipasi dalam kegiatan Workshop APEC, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, dan Kementerian Koperasi dan UKM RI dengan tema “Capacity Building in Formulate Policy Response to Stimulate MSMEs’ Demand in the Wake of the COVID-19 Pandemic” di Denpasar, Bali. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai perwakilan negara yang tergabung dalam APEC secara luring dan daring di 21 negara. Acara dibuka oleh Bapak Dr. Edi Prio Pambudi, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. Dilanjutkan oleh sambutan utama dari Bapak Luhur Pradjarto, Penasihat Senior Menteri untuk bidang antara lembaga, Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Pada kesempatan tersebut, WKU Bidang Kewirausahaan KADIN Indonesia diwakili oleh Ibu Paramita Mentari Kesuma, Program Lead Task Force Kewirausahaan, yang hadir sebagai narasumber pada Sesi 2: “Business and Product Innovation to Capture MSMEs’ Potential Demand”. Pada sesi tersebut beliau menyampaikan tentang program kemitraan inklusif sebagai wujud inovasi KADIN Indonesia dalam mendukung UMKM di Indonesia untuk naik kelas. Turut hadir sebagai pembicara pada sesi diskusi panel tersebut antara lain Ibu Dr. Denni Puspa Purbasari, Executive Director, Project Management Office Kartu Prakerja, Indonesia, serta Ibu Ir. Nita Yudi, MBA, President of Indonesian Businesswomen’s Association (IWAPI). 

Disampaikan di antaranya aneka tantangan yang dihadapi UMKM Indonesia, juga Wiki Wirausaha yang baru diluncurkan oleh KADIN Indonesia pada tanggal 3 Oktober 2022 lalu, yakni platform digital yang merupakan wadah informasi bagi UMKM tentang aneka program kemitraan yang dimiliki oleh perusahaan besar (akses ke pasar, pendanaan dan pengetahuan), aneka pelatihan, dan forum diskusi. Selain itu, juga dijelaskan program Wiki B20 dengan kegiatan kerjasama pilot dengan JETRO (wikiexport.jp) yang baru akan diluncurkan pada forum internasional B20 mendatang. 

Dari kegiatan tersebut diperoleh beragam informasi terkait aneka program penguatan UMKM Indonesia oleh berbagai kementerian/lembaga, sektor swasta dan asosiasi dari mancanegara. Banyak temuan studi menarik dari para akademisi lintas negara terkait UMKM. Contohnya dari data terkait Kartu Prakerja per tahun 2022, 53% dari pelaku UKM melakukan penjualan secara online, di mana 57% di antaranya menjual barang/jasa menggunakan media sosial. Terlebih lagi, 49% adalah perempuan, 46% tinggal di daerah tertinggal dan 86% belum pernah mendapatkan akses terhadap pelatihan. Digitalisasi UKM juga menjadi kunci dari berbagai temuan dan pembelajaran yang ada. 

Semoga melalui kegiatan semacam ini, dapat terjalin lebih banyak kolaborasi lintas sektor ya!

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *